Tuai Kritik, Pajak E-Commerce Tetap Berlaku di April 2019

Ditjen Pajak Kementerian Keuangan sudah pastikan akan memberlakukan pajak terhadap e-commerce yang ada di Indonesia. Pajak e-commerce ini akan berlaku pada bulan April 2019 mendatang nanti. Walaupun, terdapat sedikit kekhawatiran terhadap level of playing field atau seringkali disebut juga perlakukan yang sama ke semua e-commerce yang ada saat ini.

Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama menyatakan bahwa berlakunya pajak ini hanya tinggal menunggu pelaksaan saja. Hestu juga mengatakan wewenang pajak nasional telah melakukan pertemuan sebanyak 3 kali dengan berbagai Asosiasi e-commerce Indonesia. Pertemuan itu pun tak luput dari pembahasan tentang aturan yang akan diberlakukan pada UKM di media sosial dan marketplace saja.

“Kita sudah bertemu dan berdiskusi dengan teman-teman Asosiasi e-commerce Indonesia, kita sudah bertemu sebanyak tiga kali selaam ini untuk membahas tentang pajak ini, kita juga sudah membahasnya dan aakn kami finalisasi dalam waktu dekat ini,” kata dia.

“Inti dari semua ini adalah ketentuan yang sudah jelas tidak memberatkan dan sepertinya akan sangat mudah untuk dilaksanakan oleh mereka Asosiasi e-commerce Indonesia. Kami sangat berterima kasih kepada mereka Asosiasi e-commerce Indonesia yang akan menjadi mitra kita yang terbaik dalam melakukan pelaksaan perdirjen nanti,” sambung dia.

E-commerce Pajak

Tanggapan Hestu tentang PKM tahun 2018 Nomor 210 segere diberlakukan untuk semua UKM yang berbasis atau memanfaatkan heharing internet baik sosial media ataupun marketplace. Aturan tentang Perpajakan yang dimuat dalam transaksi perdangangan dengan sistem online atau elektronik ini akan segera final dan ditetapkan dalam waktu dekat ini.

Lanjut Hestu juga mmberitahukan jika sebelum diatur pelaksaan tentang semua ini, mereka akan melakukan pertemuan untuk terakhir kalinya lagi antara Ditjen PajakĀ  dengan Asosiasi e-commerce Indonesia. Ini bertujuan untuk siap setelah memberlakukan aturan ini dengan jadwal yang akan dibuat dalam waktu dekat ini.

“Menurut saya kayaknya tidak ada masalah yah, sebab sudah langsung mendengarkan cerita ini langsung dari mereka dan kedepannya kita akan bersama-sama mencoba untuk mencari solusi yang terbaik bersama-sama dengan Asosiasi e-commerce Indonesia.” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *